SELAMAT HARI GURU NASIONAL YANG KE -72 25 NOVEMBER 2017

Sabtu, 23 Desember 2017

Menyusun DUPAK Tahunan Tahun 2017

Link ke posting ini
Posting kali ini saya beri judul Menyusun DUPAK Tahunan Tahun 2017.
Menyusun DUPAK sejak diterbitkan dan diberlakukanya Permenpan RB 16 Tahun 2009 menjadi kegiatan rutin yang dilakukan guru yang berstatus PNS. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan telah melaksanakan penilaian DUPAK tahunan untuk semua guru pada tahun 2016, sehingga untuk tahun-tahun berikutnya pekerjaan tim penilai akan lebih ringan karena hanya menilai DUPAK satu tahun saja yaitu tahun 2017. Yang menjadi pertanyaan bagaimana menyusun DUPAK tahunan untuk tahun 2017 terutama yang belum naik pangkat? dan bagaimana pula bagi guru yang sudah naik pangkat tetapi SK kenaikan pangkatnya belum keluar?

Menyusun DUPAK tahunan Tahun 2017
I.   Halaman Sampul 
II.  Halaman Rekomendasi
III. Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK)
IV. Dokumen Kepegawaian terdiri dari:
      - SK Terakhir, 
      - PAK Pangkat, 
      - PAK tahunan sejak PAK terakhir untuk naik pangkat, 
      - Kartu NUPTK, 
      - KARPEG,
      - PK Guru dan SKP 2017
V.  Bukti Fisik  Tahun 2017 terdiri dari:
      - Sk Pembagian tugas mengajar dua semester
      - SK Wali kelas tau SK Pembimbingan bagi kelas yang menjadi tanggung jawabnya                 (Khusus Guru kelas), atau SK Pembina Ektrakurikuler
      - SK Kepanitiaan di Sekolah (Panitia PPDB, Panitia UN/US, Panitia UUSG, Panitia 
         UUKK)
      - Sertifikat pengembangan diri disertai surat tugas dan narasi
      - Publikasi ilmiah jika ada yang sudah dijilid.
      - Sk Pengawas Ujian sekolah atau Ujian Nasional
      - Kartu anggota PGRI bisa juga IGI
      - bukti fisik penunjang lainya.

catatan I s.d V dijepit jadi satu, masalah kapan mengumpulnya tunggu edaran resmi dari disdikbud Kab.Tanah Bumbu. trimakasih.
Semoga bermanfaat.

     

Kamis, 09 Februari 2017

Menuju Puncak Gunung Bromo

Link ke posting ini
Minggu 5 Februari 2017 untuk yang pertama kalinya bisa menginjakan kaki di puncak gunung Bromo. Ketika berangkat dari rumah keluarga cuaca cerah dan sampai ke ujung jalanpun tetap cerah. Kebetulan mobil yang kami naiki adalah mini bus sehingga bisa sampai ke hotel yang berhadapan langsung dengan gunung Bromo. Setibanya di ujung jalan rombongan kami stop untuk membayar tiket masuk selanjutnya kami parkir di depan Hotel.
Ada suasana yang berbeda ketika berada di dalam hotel yaitu ketika hendak mencuci tangan ternyata airnya serasa air es dan minuman panas hanya sebentar sudah terasa dingin (namun jangan coba-coba untuk langsung meminumnya) karena setiba di kota probolinggo mulut kita baru akan merasakanya.
Ketua romobongan tawar menawar mobil yang akan membawa menjelajahi lautan pasir hingga sampai di bawah kaki gunung Bromo. Setelah ada kesepakatan barulah kami siap-siap untuk mendatangi puncak gunung Bromo.
setelah persiapan selesai kamipun naik hartop yang tertutup dan tidak pakai AC, namun demikian di dalam terasa dingin dan akan terasa lebih dingin jika kacanya dibuka.
Kami tidak langsung dibawa menuju Bromo tetapi terlebih dahulu dibawa ke padang savana yaitu padang rumput dan nama rumpulnya "sopir bilang kulwe alias tukul dewe". setelah berfoto lanjut menuju daerah pasir berisik berikutnya barulah kami dibawa menuju kaki gunung Bromo. 
Ternyata kami tidak dibolehkan langsung menggunakan mobil menuju kaki gunung melainkan harus berjalan kaki atau naik kuda sampai kebawah tangga menuju puncak gunung.
Saya dan anak saya tidak naik kuda karena ingin menikmati perjalanan menuju puncak, meskipun berulang kali pemlik kuda menawarkan jasa yang tarifnya semakin menurun dari semula Rp125.000,- hingga Rp50.000,00. Berikutnya kami sampai di kaki gunug Bromo dan disana banyak tempat parkir dan warung warung berjualan makanan dan minuman hangat. Kamipun singgah untuk menikmati makanan hangat sembari menunggu anak yang ke toilet. Sayapun penasaran untuk melihat toilet dan ketika mau cuci memang airnya air es.



Gunung Bromo terletak di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur.